HARITA.ID – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Wilayah Banten mendesak agar pemprov mengatasi permasalah PHK massal di provinsi Banten. Perlu diketahui sebanyak 1.600 karyawan PT Nikomas gemilang dan PT Parkland World indonesia mengalami Pemberhentian Hak Kerja (PHK), ini menjadi sorotan karna yang di PHK jumlahnya sangat banyak.
Tentu hal ini menjadi situasi yang sulit karena dari pihak perusahaan pun berdalih situasi pasar global yang menurun dan ongkos produksi yang meningkat tidak sebanding dengan persentase keuntungan. PHK massal berdampak pada situasi sosial ekonomi dengan semakin banyak nya jumlah pengangguran, maka menimbulkan terhambatnya pertumbuhan ekonomi, standar kehidupan yang menurun, dan penghasilan pajak negara juga menurun. Dalam hal ini pemprov Banten harus mengambil langkah tepat untuk mengatasi permasalahan ini.
“Pemerintah Provinsi Banten harus serius menyelesaikan permasalan ini, jangan dibiarkan berlarut-larrut persoalan PHK massal ini, karena akan berdampak besar bagi stabilitas ekonomi daerah,” kata Wardian Ketua KAMMI Wilayah Banten, Kamis 19 Januari 2023.
“Pun juga dari pihak dinas tenaga kerja juga harus tegas dalam mengatur perusahaan agar tidak sewenang-wenang PHK karyawan nya, harus ada audit menyeluruh dan juga pengawasan bagi pemenuhan hak-hak pekerja,” lanjut Ediyansyah Kabid kebijakan publik KAMMI Banten
Selanjutnya perlu ada juga pendataan pekerja yang terPHK atau dirumahkan, agar Skill pekerjanya tetap terpelihara dengan baik, maka apabila dibutuhkan kembali keahliannya tidak hilang. (Zar/Red)










