HARITA.ID – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang berhasil telah mencatat, capaian penerimaan pajak daerah dari sektor PBB-P2 dan BPHTB pada Triwulan pertama tahun 2023 mengalami pertumbuhan dengan nominal kurang lebih mencapai Rp.378 miliar.
Hal itu di benarkan oleh, Kepala Bidang Pajak Daerah PBB-P2 dan BPHTB, Dwi Chandra Budiman, untuk penerimaan pajak di sektor PBB-P2 triwulan pertama tahun ini tumbuh dengan signifikan, naik 40 persen dibanding tahun sebelumnya.
Ia merinci, pada triwulan pertama tahun 2022, capaian pajak di sektor tersebut baru mencapai Rp45 miliar. Namun pada tahun ini meningkat melebihi capaian tahun lalu dengan nominal mencapai kurang lebih Rp.63 miliar.
“Untuk sektor BPHTB juga terlihat pertumbuhan yang sangat siginifikan, naik kurang lebih 61 persen. Di tahun 2022 lalu pada triwulan pertama capaiannya itu baru Rp.195 miliar, tahun ini naik mencapai kurang lebih Rp.315 miliar,” ujarnya.
Menurut Dwi, hasil pajak yang didapatkan dari para wajib pajak juga memiliki beragam manfaat di berbagai sektor kehidupan masyarakat diwilayah Kabupaten Tangerang.
Ia juga turut mengapresiasi seluruh wajib pajak yang telah membayar pajaknya tepat waktu. Dengan taat membayar pajak, lanjut Dwi, masyarakat juga dapat berkontibusi langsung untuk meningkatkan nilai pertumbuhan ekonomi diwilayah Kabupaten Tangerang.
“Jadi ketika wajib pajak taat membayar pajak, ada beragam manfaat yang dirasakan kembali oleh masyarakat. Mulai dari fasilitas pendidikan yang menjadi lebih baik, fasilitas kesehatan yang lebih memadai, fasilitas umum dan infrastruktur yang lebih maju dan sektor-sektor lainya juga turut maju dan berkembang,” kata Dwi.
Selain itu, dampak dari pajak yang dibayarkan oleh masyarakat juga dirasakan oleh salah satu warga Kabupaten Tangerang yakni Alamsyah.
Warga Tigaraksa itu menyebut, dengan taat membayar pajak dirinya juga dapat turut berkontribusi dalam suatu proses pembangunan di suatu wilayah.
“Menurut saya ada banyak hal sih yang dapat kita rasakan, salah satunya adalah dengan taat membayar pajak kita juga dapat turut berkontribusi dalam hal pembangunan disuatu wilayah. Contohnya adalah ya seperti Puskesmas ini, ini bangunnya pakai uang kita jugakan,” tandasnya. (Zar/Red)







