Harita.id
Selasa, 22 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Bankeu Provinsi Banten Tahun 2021 Untuk Pemkab/Pemkot Naik Tidak Signifikan
Kota Serang

Bankeu Provinsi Banten Tahun 2021 Untuk Pemkab/Pemkot Naik Tidak Signifikan

admin
Diterbitkan: 26 November 2020
Bagikan
3 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

SERANG – Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) memastikan alokasi anggaran bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kepada Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Provinsi Banten pada tahun depan akan mengalami kenaikan jika dibanding tahun pada sebelumnya.

“Ada kenaikan. secara rinci kurang hafal. Namun, yang pasti akan naik, meski tidak signifikan,” kata WH, di rumah dinas Gubernur Banten, Kamis (26/11/2020).

Menurutnya, kenaikan tersebut untuk membantu Pemkab dan Pemkot untuk mengatasi segala persoalan yang terjadi diwilayahnya masing-masing, mulai dari soal pengangguran, ekonomi masyarakat khususnya akiabat yang ditimbulkan oleh Pandemi Covid-19.

Dirinya mengaku, pada tahun 2020 ini, Provinsi Banten mengalami perlambatan ekonomi sebesar minus enam persen dibanding tahun sebelumnya.

Penyebanya, lagi-lagi kata dia, akibat Pandemi Covid-19 yang masih menghantui hingga sekarang. Ratusan perusahaan di Provinsi Banten terpaksa gulung tikar akibat tidak mampu untuk menutupi biaya produksi.

Baca Juga

Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten: Realisasi Investasi Capai Rp1,9 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja
Bupati Serang Minta Baznas Tingkatkan Partisipasi dan Kontribusi untuk Membantu Masyarakat
Bupati Serang Ratu Zakiyah Kunjungi Posko Carita, Temui Keluarga Korban 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Bupati Serang Doakan Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda Segera Ditemukan dalam Keadaan Selamat

“Dari 16 ribu perusahaan yang ada, sekitar 800 bangkrut, yang justeru padat karya,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan pengangguran bukan hanya menjadi persoalan yang dihadapi Pemprov Banten. Namun, justeri ada di Kabupaten dan Kota.

“Semakin banyak Kabupaten/Kota menganggur, berarti Provinsi tinggi. begitu juga sebaliknya,” ungkapnya.

Baca Juga

Dilantik, Bupati Serang Minta Pengurus GOW Beri Perempuan Penguatan Inklusif Mencegah KDRT
Wujud Nyata Program Presiden Atasi Darurat Sampah, 1.161 Ton Sampah di Banten Bakal Dijadikan Energi Listrik
Groundbreaking Pembangunan PSEL Desember 2026, Bupati Serang Siap Penuhi Pasokan 400 Ton Sampah
Tutup Gelar TTG XX, Gubernur Andra Soni Dorong Inovasi Desa Dukung Asta Cita

Terpisah, Ketua harian Banggar DPRD Banten, Budi Prajogo mengatakan, APBD Provinsi Banten tahun 2021 diperkirakan mencapai Rp 16 triliun lebih. Hal itu dikarenakan adanya penambahan Rp 503 untuk beberapa pos belanja. Jumlah tersebut sedikit mengalami kenaikan dari yang pernah diproyeksi sebesar Rp 15,55 triliun.

Sambung Budi, penambahan anggaran sebesar Rp 503 miliar tersebut nantinya akan digunakan untuk pembangunan rice milling (penggilingan padi) PT Agrobisnis Banten Mandiri, tempat pembuangan sampah akhir (TPSa) dan Bantuan Keuangan (bankeu) Kabupaten/Kota.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Dari TAPD usulannya terkait dengan pembangunan TPSa regional, untuk mengakomodir sampah-sampah dari Kabupaten/Kota yang kini sudah tidak tertampung. Agrobisnis ada penambahan Rp40 miliar,” kata Budi, Selasa lalu (24/11/2020).

Lebih lanjut, Budi menuturkan, penambahan anggaran juga untuk pembanguanan beberapa tempat pelelangan ikan (TPI) yang hancur akibat tsunami 2018.

“Lalu ada juga penmabahan hibah seperti untuk PWNU sebesar Rp 1 miliar, PW Ansor Rp 290 jutaan. Ada beberapa yayasan cuma nilainya kecil-kecil sesuai rekomendasi Biro Kesra,” tuturnya.

Untuk bankeu Kabupaten/kota, lanjut Budi, terdapat penambahan untuk lima wilayah yakni Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Tangerang yang dinilai fiskalnya masih kecil. Meski begitu, dirinya mengaku tidak tahu pasti berapa anggaran yang dialokasikan untuk kelima daerah tersebut.

Baca Juga

Pemkab Serang Dukung Riset Stranas 2026 untuk Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas
Komitmen Gubernur Berbuah Manis, Banten Raih Juara 2 Tata Kelola Konservasi Energi Tingkat Nasional.
Mahasiswa UI Dorong Pemberdayaan Warga Kabupaten Serang melalui Program Panglimaja
Pemkab Serang Hadirkan Aku Desa Digital Optimalisasi Pelayanan Dasar Publik

“Jumlahnya saya ngga hafal, tapi ada penambahan jadi ada yang dapat Rp 55 miliar ada yang dapat Rp 65 miliar. Tapi untuk tiga daerah lainnya tetap masing-maing Rp 40 miliar,” tukasnya.

(Red)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Bupati Lebak Hadiri Paripurna l, Jelaskan Raperda Perubahan Nomer 8 Tahun 2016
Artikel Berikutnya KPU Kota Cilegon Bekali Petugas PPS Pemahaman Aplikasi Sirekap
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Harhubnas 2026, Robinsar Gaspol Benahi Transportasi Cilegon hingga Jalan Nasional

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Serang

Festival Cikolelet 2026 Digelar, Mendes Yandri: Rawat Kearifan Lokal, Bangun Kesejahteraan

Kota Serang

Hadiri Puncak HUT ke 81 RI di Desa Cisait, Wabup Serang Tekankan Teladani Perjuangan Pahlawan

Kota Serang

HUT ke-88 RSDP Serang, Bupati Zakiyah Resmikan 10 Mesin Cuci Darah Baru

Kota Serang

Jadi Irup Upacara HUT ke 81 RI, Bupati Serang Pastikan Maksimalkan Pelayanan Dasar

Kota Serang

Seleksi Ketat Berbuah Prestasi, 55 Paskibraka Kabupaten Serang Resmi Dikukuhkan

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com