Harita.id
Minggu, 4 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Pemprov Banten Fokuskan 3 Area Dalam Pengendalian Inflasi Daerah
Daerah

Pemprov Banten Fokuskan 3 Area Dalam Pengendalian Inflasi Daerah

admin
Diterbitkan: 24 Oktober 2022
Bagikan
3 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan Pemerintah Provinsi Banten terus berupaya untuk melakukan pengendalian inflasi, setidaknya terdapat beberapa hal yang akan di fokuskan dalam pengendalian inflasi di Provinsi Banten.

“Jadi target utama setidaknya ada 3 area di Banten itu yang harus di fokuskan, yaitu Beras, Sewa Rumah dan juga ada beberapa komoditi pangan lainnya selain beras,” kata Al Muktabar usai mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara virtual, di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Senin (24/10/2022).

Menurutnya, dalam rangka pengendalian inflasi, Pemprov Banten bersama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) serta stakeholder lainnya telah melakukan gerakan penanaman cepat beberapa komoditi pangan, diantaranya menanam cabe dan komoditi lainnya.

“Kita sudah tanam cabe dan hal-hal lain yang memungkinkan mendukung untuk kita mengendalikan inflasi,” ujarnya.

Al Muktabar juga menuturkan, nantinya Pemerintah Daerah diminta untuk melaporkan data terkait harga komoditi pangan dan akan dilakukan review perminggunya untuk mengetahui perkembangan dalam pengendalian inflasi daerah.

Baca Juga

Bagi Anak Pemegang KIA Kabupaten Serang, Bisa Nikmati Wahana Gratis di Anyer Wonderland
Bukan Sekadar Obati Warga, Puskesmas Ciwandan Diganjar Penghargaan Berkat Cegah Anemia-Stunting
JLS Cilegon Rawan Kecelakaan, Pemkot Siapkan Penutupan U-Turn
54.475 Warga Cilegon Kantongi IKD, Hampir 49 Ribu Lagi untuk Kejar Target

“Mudah-mudahan perkembangan kedepan kita bisa topang dengan agenda teknis lainnya untuk lebih baik. Tapi secara umum jika dilihat dari tren nasional atau global ini (inflasi) ada tren akan meningkat. Sehingga kewaspadaan kita memastikan kebutuhan pokok itu terpenuhi,” imbuhnya.

Selain itu, Al Muktabar mengungkapkan untuk langkah awal dalam pengendalian inflasi di Provinsi Banten, pihaknya akan melakukan pendalaman faktor apa saja yang menyebabkan inflasi di Provinsi Banten.

“Kita melihat faktor-faktor penyebab terjadinya inflasi, misalnya ada sedikit kontribusi soal pangan, energi, sewa rumah dan faktor lainnya,” jelasnya.

Baca Juga

Parkir Semrawut di Bonakarta Bikin Warga Resah, Dishub Cilegon Turun Tangan
Ratu Zakiyah Minta Sekolah Jadi Ruang Aman bagi Anak, Orang Tua Diminta Ikut Mengawasi
Gubernur Banten Andra Soni Dengar Curhat Nelayan Sidamukti: Dermaga Rusak hingga Muara Dangkal
Menggalakkan Semangat Jurnalistik, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Hadir Berbagi Motivasi di JBS Cilegon

Untuk diketahui, berdasarkan Berita Resmi Statistik, Inflasi di Provinsi Banten dari tahun ke tahun (September 2022 terhadap September 2021) mencapai 5,86 persen. Lebih rendah dari angka inflasi nasional yang mencapai 5,95 persen.

Sementara, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian berharap kepada pemerintah daerah bersama dengan TPID untuk dapat bergerak bersama dalam pengendalian inflasi. Diketahui kondisi inflasi di Indonesia pada September 2022 masih landai sekitar 5,95 persen.
“Angka (inflasi) nasional merupakan penjumlahan dari langkah-langkah yang dilakukan oleh semua daerah, baik Provinsi, kemudian Kota/Kabupaten, semua harus bergerak bersama. Kalau daerah masing-masing bisa mengendalikan inflasi maka secara nasional lebih mudah untuk dikendalikan,” ujarnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Menurutnya, terdapat beberapa hal yang dapat diperhatikan dalam upaya mengendalikan inflasi, diantaranya menjadikan isu inflasi menjadi isu prioritas, melakukan komunikasi publik yang baik, mengaktifkan TPID, mengaktifkan Satgas Pangan, mengkampanyekan hemat energi, gerakan tanam pangan cepat panen, laksanakan kerjasama antar daerah dan lainnya.

Dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah tersebut turut dihadir oleh Kapolda Banten Irjen Pol Prof. Dr. Rudy Heryanto, Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Komandan Korem (Danrem) 064/MY, Brigjen TNI Tatang Subarna, Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Banten Imaduddin Sahabat, Jajaran Forkopimda Provinsi Banten, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Banten M Tranggono, serta Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten. (Zar/Red)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Wakil Wali Kota Cilegon Minta Aplikasi Data Yang Bisa Diakses Oleh Pelaku UMKM
Artikel Berikutnya 1445 Peserta Ikuti Bincang Pajak Kanwil Banten Periode Agustus-Oktober
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Peringati Haornas 2026, SIWO PWI Cilegon Beri Penghargaan kepada Walikota Robinsar dan 4 ASN Penggerak Olahraga

Algo Sapiens: Ketika Manusia Mulai Dikendalikan Mesin

Pemkot Cilegon Genjot PAD, Lahan Sawah 20 Hektare Jadi Sumber Cuan Daerah

Pedagang Pasar Kranggot Dukung Penataan Parkir, Ada Satu Syarat

Peresmian PW Mathla’ul Anwar Papua Barat Daya dan Papua Barat Dihadiri Wakil Gubernur

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Pemkot Cilegon Minta Proyek Wankai Dihentikan Sementara

Kota Cilegon

Harhubnas 2026, Robinsar Gaspol Benahi Transportasi Cilegon hingga Jalan Nasional

Kota Cilegon

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kota Cilegon

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Kota Cilegon

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com