HARITA.ID- Dinas Sosial Kota Cilegon menggelar Focus Grup Discussion (FGD) untuk meningkatkan standar pelayanan masyarakat di di Aula Dinsos Cilegon
Kamis (6/5/2024).
Dalam FGD tersebut dipimpin oleh Sekretaris Dinsos Kota Cilegon, Zainal Musadad. Selain dari internal Dinsos yang dihadiri oleh Kepala Bidang (Kabid-kabid) ada juga undangan dari unsur eksternal Dinsos.
Diantaranya; Perwakilan dari Dinas Kesehatan, Kota Cilegon, Akademisi, Awak Media, Lembaga Swadaya Masyarakat dan Organisasi Masyarakat, Kader Posyandu Cilegon serta Perwakilan Masyarakat Cilegon lainnya.
Sekretaris Dinsos Kota Cilegon, Zainal Musadad menyebutkan, pelayanan di Dinsos Kota Cilegon pada tahun 2023 lalu ada 18 standar pelayanan. Dan di tahun 2024 ini ada penambahan dan perubahan menjadi 20 standar pelayanan.
“Diantaranya pelayanan soal pengangkatan anak atau adopsi yang melibatkan banyak pihak baik dari tingkat kabupaten kota hingga provinsi. Itu yang kita bedah hari ini agar kita bisa mendapatkan data, masukan. FGD ini juga sebagai elemen integral untuk menggali pemahaman mendalam terkait berbagai aspek keilmuan,” jelasnya.
Pejabat yang akrab disapa Pak Idad ini juga menyampaikan kepada forum bahwa untuk pelayanan terkait Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) saat ini sudah dilimpahkan ke Dinas Perumahan dan Pemukiman (Dispekrim) Kota Cilegon.
“Dinsos sekarang hanya rekomendasi saja, untuk realisasi RTLH saat ini ada di Perkim. Ini juga penting diketahui masyarakat karena terkait pelayanan,” tuturnya.
“Dengan FGD ini, selain kita senagai pejabat pemerintahan bisa menggali wawasan yang mendalam tentang pandangan dan pengalaman dari peserta forum diskusi. Ada evaluasi yang bisa kita lakukan untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat lebih optimal,” tutupnya. (Zhar/Red).










