Harita.id
Senin, 12 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Diah Monalisa Maman Minta Orang Tua dan Guru Tidak Gaptek Perkembangan Teknologi Informasi
Kota Cilegon

Diah Monalisa Maman Minta Orang Tua dan Guru Tidak Gaptek Perkembangan Teknologi Informasi

admin
Diterbitkan: 1 Agustus 2024
Bagikan
3 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID- Ketua Perkumpulan Penyelenggara (PP) Pendidikan Usia Dini (PAUD) Kota Cilegon Diah Monalisa Maman meminta kepada orang tua dan guru tidak boleh gagap teknologi (gaptek) terhadap perkembangan teknologi informasi. 

Hal itu dikatakan Diah, saat Webinar Parenting “Sinergitas Keluarga dan Sekolah dalam Mengoptimalkan Pengasuhan Tumbuh Kembang Anak Usia Dini” yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon, di Aula Setda Kota Cilegon, Rabu, 31 Juli 2024. 

Menurut Diah, mendidik anak bukan hal yang mudah. Terlebih di era modern saat ini di mana anak-anak tumbuh sejak lahir bersamaan dengan munculnya kecanggihan teknologi informasi. 

“Sekarang anak sangat mudah mengakses informasi di mana dan kapanpun yang kalau kita telat memberi tahu, anak lebih pintar dari kita. Makanya kita harus menjadi yang terdepan dalam memberikan informasi,” kata Diah.

Oleh karenanya, kata Diah, guru dan orang tua tidak boleh gaptek dan malas beradaptasi dengan perkembangan digital. Bila tertinggal melihat perkembangan zaman akan berdampak buruk pada pola asuh. 

Baca Juga

76,69 Hektare Permukiman Kumuh Masih Tersisa di Cilegon, Akses Damkar Jadi Kendala
Tak Ingin Ada Lagi Krisis Air, Pemkot Cilegon Kejar Tuntas Jaringan Pipa Merak
Pemkot Cilegon Mulai Tindak Parkir Liar, PKL hingga Balap Liar Pekan Depan
Disdukcapil Cilegon Jemput Bola, 141 Personel Polres Aktifkan IKD

“Jadi mau tidak mau, suka tidak suka karena kita ditakdirkan hidup di akhir zaman, di mana sekarang zaman yang sangat di luar nalar, harus mempersiapkan mental, kuat dan mau belajar. Banyak banget tantangan, apalagi untuk guru,” kata istri Sekda Kota Cilegon Maman Mauludin itu. 

Meski demikian, Diah yakin bahwa setiap kesulitan pasti ada jalan kemudahan. Walaupun dilahirkan pada generasi X, bila guru dan orang tua mampu beradaptasi dengan generasi Z, mereka tidak akan kehilangan momen tumbuh kembang anak. 

“Ketika zaman berubah, tentu tantangan pun berubah, dari pola asuh dan parenting. Kalau kita diam saja di tempat, ketinggalan kita. Anak lebih pintar dari kita sehingga kita dibodohi anak,” ujarnya. 

Baca Juga

Cilegon Dapat 91 Armada Sampah, LPS Sapu Bersih Dibentuk di 2 Kecamatan
Bukan Cuma Warga Ciwandan, Pasien dari Anyer-Mancak Ikut Berobat ke Sini
Cegah Kekerasan, PATBM Jadi Ujung Tombak Perlindungan Perempuan dan Anak di Cilegon
Banyak Kecelakaan, Dishub Cilegon Siapkan Garis Kejut di 5 Titik JLS

Saat ini, kata Diah, banyak aplikasi di ponsel sehingga orang tua harus pilah mana yang baik dan buruk buat anak. Hal itu karena bila sudah memegang ponsel, semua orang menjadi lupa waktu.

“Kitanya dulu sebagai orang tua yang harus disiplin. Kapan main HP, kapan kita belajar, kapan kita didik anak, kapan kita masak. Penting sekali kita membentengi dan memfilter apa saja yang harus diterima oleh anak sehingga anak itu harusnya candu sama ibu bukan sama ponselnya,” kata dia. 

- Advertisement -
Ad imageAd image

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan PAUD dan Pendidikan Non Formal Kesetaraan Dindikbud Kota Cilegon Vania Eriza mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen bersama memajukan anak usia dini, serta memastikan setiap anak di Cilegon mendapat pengasuhan terbaik.

“Kegiatan ini dihadiri oleh 123 ketua yayasan penyelenggara PAUD, baik formal maupun non-formal, serta orang tua anak melalui Channel Youtube. Ini juga wadah silaturahmi para pengurus PAUD, Dindikbud, dan pengawas sekolah agar anak punya pengalaman belajar menyenangkan ke depan,” katanya. 

Hadir pula sebagai narasumber Nuha Uswati, coach parenting sekaligus selebragam asal Cilegon yang memberi pemahaman kepada peserta maupun yayasan, orang tua murid tentang pentingnya mendidik anak usia dini. (Zhar/Red).

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Kinerja APBN Provinsi Banten Selama Bulan Juni 2024 dinilai Positif
Artikel Berikutnya Raih Penghargaan dari ANRI, Kementerian ATR/BPN Upayakan Pengelolaan Arsip yang Semakin Baik
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Dari Konsolidasi ke Kolaborasi, HIPKA Banten Dorong Pengusaha Berdaya Saing

PB Mathla’ul Anwar Gandeng Kemnaker Perluas Akses Kerja dan Wirausaha

Pemprov Banten Pastikan APBD 2027 Fokus pada Kesejahteraan Warga

Kabupaten Serang Genap 500 Tahun, Pemprov Banten Dorong Sinergi Pembangunan

500 Tahun Kabupaten Serang, Ratu Zakiyah Kenang Perjuangan Sultan hingga KH Syam’un

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Rp10 Miliar Digelontorkan untuk Infrastruktur Cilegon, Jalan hingga Trotoar Dibenahi

Kota Cilegon

Cilegon Dapat 91 Sarana Pengangkut Sampah, Ada 59 Cator hingga Compactor

Kota Cilegon

Sering Jadi Titik Kecelakaan, U-Turn JLS Cilegon Akhirnya Ditutup

Kota Cilegon

Cek Kesehatan Gratis ke Sekolah, Puskesmas Ciwandan Temukan Siswa Buta Warna

Kota Cilegon

Ngopi Sambil Bahas Kesehatan, Cara Puskesmas Ciwandan Edukasi Warga

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com