HARITA.ID – Sempat tersendat akan dilakukan penundaaan pada dinamika persoalan pelaksanaan Musyawarah Daerah atau Musda ke VIII DPD KNPI Kota Cilegon, DPD KNPI Kota Cilegon beranggapan menelanjangi sendiri dalam kepanitian Musda ke VIII.
Hal itu diungkapkan oleh, Humas OC pada Musda DPD KNPI Kota Cilegon, Wino beranggapan dengan adanya persoalan dinamika di tubuh kepanitian penyelenggara Musda ke VIII beranggapan bahwa pendewasaanya terlihat. Hal ini menjadi acuan atau patokanya dalam dewasa berorganisasi, maupun dewasa berpolitik dan juga dewasa dalam berteman.
“Dengan begini kan kayak tadi memperlihat kayak dia menelanjangi dirinya sendiri,” ungkap Wino.
“Iya dengan beginikan adanya dinamika yang sekarang terjadi. Siapa yang bener-bener sahabat atau teman. Maka oleh sebab itu intinya, Harus bersatu jangan mengobok- obok,” pungkasnya.
Sementara itu, Menanggapi pengunduran diri Ketua Steering Commite (SC), dan Sekertaris Panitia (OC) Musda ke VIII, kata Ketua DPD KNPI Kota Cilegon, Najmudin menganggap itu adalah dinamika organisasi dan menghormati keputusan mereka.
“Kita selesaikan masalah ini sesuai dengan aturan Musda. Tahapan Musda sudah berjalan dengan baik,” kata Najmudin.
Maka oleh sebab itu, kata Najmudin dalam menanggapi kekosongan SC dan OC, tersebut agar sesuai dengan aturan organisasi maka dilakukan kembali pleno untuk memutuskan penggantinya.
“Dari lima SC, mengundurkan diri satu, masih ada empat SC. Kemudian SC melakukan pleno untuk mengisi ketua dan skertaris OC,” kata Najmudin.
Tahapan Musda sedang berjalan sesuai dengan keputusan rapat-rapat resmi. Maka pelaksanaan Musda akan tetap berjalan sesuai dengan jadual yang telah ditetapkan pada rapat pleno. (Zar/Red)










