HARITA.ID – Puluhan pedagang asongan di Pelabuhan Penyeberangan Merak mengeluhkan pemasukan tiap tahunya menurun drastis.
Widia seorang pedagang Asongan di PT ASDP Merak mengatakan, pada ajang Arus Mudik 2023 di Kota Cilegon dalam pemasukan seharinya selama 2 hari belakangan ini tidak sesuai dengan targetan di tahun sebelumnya. Bahkan, kata dia biasanya ia setiap harinya bisa menghabiskan 8 termos dalam sehari ketika mulai masuk musim arus mudik di Kota Cilegon.
“Dulu bisa sampai 8 termos. Namun kalau untuk skrg abis 2 termos juga agak susah,” katanya saat di wawancarai di lokasi, Sabtu 15 April 2023.
Dijelaskanya, bahwa semenjak covid 19 di kota cilegon pemasukan pedagang asongan di Pelabuhan Asdp menurun. Sehingga pihaknya kebingungan karena tidak sesuai dengan target omset yang biasa ia jual.
“Karena Covid 19 2 tahun lalu hingga paska pandemi masih mengalami penurunan. Ditambah lagi ini sudah H-7 lebaran arus mudik lebaran di Kota Cilegon,” pungkasnya.
Sementara itu, pedagang asongan pada penjual minun minuman dan mie yang enggan di sebutkan namanya mengatakan bahwa, pihaknya juga mengakui pemasukan di 2 belalangan ini tak sesuai yang di ia targetkan. Bahkan, dalam dua hari dua malam di Pelabuhan Merak hanya terhitung satu pembeli saja yang membeli daganganya.
“Ini aja saya barusan keluar mas. Baru dapat satu penglaris,” katanya.
Sebagai informasi para puluhan pedagang asongan di Pelabuhan Merak Asdp melakukan aktivitas berjualan dalam memanfaatian momentum arus mudik. (Zar/Red)










