Harita.id
Sabtu, 3 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Disnaker Kota Cilegon Sosialisasikan Program Goverment to Goverment Di 8 SLTA
Kota Cilegon

Disnaker Kota Cilegon Sosialisasikan Program Goverment to Goverment Di 8 SLTA

admin
Diterbitkan: 17 November 2022
Bagikan
2 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon mensosialisasikan program government to government (G to G) kepada 8 sekolah tingkat SLTA di Kota Cilegon, Kamis 17 November 2022.

Sosialisasi tersebut merupakan dalam rangka tindak lanjut penandatanganan nota kesepakatan atau MoU dengan BP2MI, untuk peningkatan kualitas, kompetensi dan perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Kita gelar sosialisasi untuk menginformasikan peluang-peluang negara tujuan kepada masyarakat Cilegon, khusunya usia produktif pekerja,” ujar Hidayatullah, Kabid Perencanaan Pelatihan Produktifitas dan Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kota Cilegon.

Hidayatullah mengatakan, Disnaker Cilegon akan mensosialisasikan program G to G tersebut bukan hanya kepada siswa saja, melainkan masyarakat umum sebagai sasarannya.

“Program ini ada persyaratan maksimal 35 tahun, jadi kalaupun sudah lulus lalu kemudian menganggur bertahun-tahun dalam usia itu masih bisa di proses pemberangkatannya,” katanya.

Baca Juga

Bukan Sekadar Obati Warga, Puskesmas Ciwandan Diganjar Penghargaan Berkat Cegah Anemia-Stunting
JLS Cilegon Rawan Kecelakaan, Pemkot Siapkan Penutupan U-Turn
54.475 Warga Cilegon Kantongi IKD, Hampir 49 Ribu Lagi untuk Kejar Target
Parkir Semrawut di Bonakarta Bikin Warga Resah, Dishub Cilegon Turun Tangan

“Setelah di sekolah-sekolah, nanti ada sosialisasi kepada masyarakat umum di kecamatan, kami akan undang RT/RW agar di sosialisasikan ke warganya bahwa ada program bagus dari Pemerintah Cilegon,” sambungnya.

Hidayatullah berharap masyarakat luas dapat menerima informasi keterkaitan program G to G dan berminat untuk berkarier di luar negeri.

“Karena memang ini seleksinya sangat ketat, tentu kita juga menjaring atau menjangkau putra-putri terbaik kota Cilegon yang memang masih fresh ya lulusan dari SMK atau SMA yang semangat belajarnya masih tinggi. Namun, selama masih usia produktif kerja siapa saja bisa mendapatkan kesempatan yang sama,” paparnya.

Baca Juga

Menggalakkan Semangat Jurnalistik, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Hadir Berbagi Motivasi di JBS Cilegon
Pelajar Apresiasi Workshop dan Pelatihan Jurnalistik SMSI Kota Cilegon
SMSI Cilegon Adakan Workshop dan Pelatihan, Cetak Jurnalis Siber Masa Depan
Monev DPPK Cabang Juara, Balai Warga Periuk Disiapkan Jadi Ruang Publik Warga

Sementara itu, Subkor Penempatan Kerja Luar Negeri dan Perluasan Kerja Disnaker Kota Cilegon, Ridwan mengatakan, bahwa selama ini masyarakat Cilegon masih meragukan keamanan dan perlindungan jika bekerja di luar negeri.

Ridwan menyatakan program G to G ini merupakan program pemerintah antar negara tujuan yang menjamin keselamatan pekerja selama bekerja di luar negeri.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Pemerintah terus berupaya mensosialisasikan aturan Undang-undang nomor 18 tahun 2017 terkait dengan perlindungan pekerja migran Indonesia. Ini terus kita akan genjot supaya masyarakat mengerti mekanisme pemberangkatan kerja di luar negeri,” ujarnya. (Zar/Red)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Dindikbud Kota Cilegon Gelar Program Kursus Menjahit
Artikel Berikutnya Pemprov Banten Optimis Capai Target 100% Penemuan Kasus TBC
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Algo Sapiens: Ketika Manusia Mulai Dikendalikan Mesin

Ratu Zakiyah Minta Sekolah Jadi Ruang Aman bagi Anak, Orang Tua Diminta Ikut Mengawasi

Gubernur Banten Andra Soni Dengar Curhat Nelayan Sidamukti: Dermaga Rusak hingga Muara Dangkal

Pemkot Cilegon Genjot PAD, Lahan Sawah 20 Hektare Jadi Sumber Cuan Daerah

Pedagang Pasar Kranggot Dukung Penataan Parkir, Ada Satu Syarat

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Kota Cilegon

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

Kota Cilegon

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

Kota Cilegon

Mahasiswa Demo Soroti APBD Cilegon, Robinsar Buka Ruang Dialog

Kota Cilegon

Rizki Dorong Anggaran Cilegon Lebih Tepat Sasaran, PAD Jadi Perhatian

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com