Harita.id
Jumat, 2 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Pemprov Banten Optimis Capai Target 100% Penemuan Kasus TBC
Daerah

Pemprov Banten Optimis Capai Target 100% Penemuan Kasus TBC

admin
Diterbitkan: 17 November 2022
Bagikan
4 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID – Pemerintah Provinsi Banten optimis, target 100% penemuan kasus penyakit tubercolusis (TBC) tercapai dalam upaya percepatan penanganan penyakit TBC. Dua tahun terakhir, secara berturut Pemprov Banten meriah predikat terbaik dalam penemuan kasus atau pendataan penderita TBC.

“Dinas Kesehatan Provinsi Banten sudah memiliki data-data penderita TBC, hal ini akan semakin mempermudah penanganan,” ungkap Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Banten M Tranggono usai menerima Tim Percepatan Penanganan TBC Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) di Ruang Transit Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Kamis 17 November 2022.

“Penyakit TBC harus menjadi perhatian karena tingkat kematian di Indonesia mencapai 11 orang per jam,” tambahnya

Dikatakan, kedatangan Tim Percepatan Penanganan TBC dari Kemenko PMK untuk memberikan panduan kepada Tim Percepatan Penanganan TBC Provinsi Banten untuk penanganan yang lebih baik. Semoga penderita TBC di Provinsi Banten berkurang dengan baik karena berkaitan dengan bonus demografi. Terlebih pengobatan TBC ditanggung negara alias gratis.

“Jangan sampai pengobatan ini terputus. Kalau terputus bisa menimbulkan kekebalan pada penderita yang menimbulkan gejala TBC lebih berat,” ungkap M Tranggono.

Baca Juga

Ratu Zakiyah Minta Sekolah Jadi Ruang Aman bagi Anak, Orang Tua Diminta Ikut Mengawasi
Gubernur Banten Andra Soni Dengar Curhat Nelayan Sidamukti: Dermaga Rusak hingga Muara Dangkal
Menggalakkan Semangat Jurnalistik, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Hadir Berbagi Motivasi di JBS Cilegon
Pelajar Apresiasi Workshop dan Pelatihan Jurnalistik SMSI Kota Cilegon

“Kadang orang yang menderita TBC malu sehingga tidak terdata,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten dr Ati Pramudji Hastuti mengungkapkan TBC menjadi salah satu prioritas penanganan di Provinsi Banten. Saat ini jumlah penderita di Provinsi Banten diperkirakan mencapai 33 ribu orang. Hingga akhir Oktober 2022, Pemprov Banten sudah berhasil melakukan pendataan terhadap 28 ribu orang penderita.

“Jadi masih sekitar 5 ribu yang kita harapkan dengan tiga bulan ke depan kita harus mampu mencapai 100% penemuan kasus,” ungkapnya.

Baca Juga

SMSI Cilegon Adakan Workshop dan Pelatihan, Cetak Jurnalis Siber Masa Depan
Monev DPPK Cabang Juara, Balai Warga Periuk Disiapkan Jadi Ruang Publik Warga
Monev Program DPPK, Pemkot Cilegon Pastikan Pembangunan Balai Warga Berjalan Baik
Pemkot Cilegon Minta Proyek Wankai Dihentikan Sementara

Dipaparkan, dari 28 ribu orang yang terdata, tidak semua mau langsung bersedia melakukan pengobatan atau minum obat langsung. Saat ini yang sudah bersedia melakukan pengobatan sebanyak 23 ribu orang penderita. Untuk memperbanyak temuan kasus, Dinas Kesehatan Provinsi Banten membuka akses pelayanan seluas-luasnya.

“Tentunya untuk bisa mencapai target kita harus melakukan upaya promotif, kemudian upaya preventif dengan skrining bagi mereka yang mempunyai risiko terhadap TBC ini semua di skrining,” ungkap dr Ati.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kita sekarang ini untuk tempat pemeriksaan laboratorium, alat yang kita gunakan sudah ada sekitar 43 unit. Sudah tersebar di 8 Kabupaten/Kota. Untuk layanan TBC resisten obat yang dulu itu baru 1 di Kota Tangerang Selatan, sekarang sudah ada 8 layanan kecuali di Kota Cilegon yang sekarang sedang setting layanan. Agar warga Cilegon tidak jauh berobat,” tambahnya.

Dikatakan, Dinas Kesehatan Provinsi Banten menguatkan kontribusi fasilitas kesehatan swasta, mulai dari klinik sampai dengan Rumah Sakit swasta.

“Ini kerjasama, kita gandeng semua agar cepat menemukan kasus. Dengan tata cara pengobatan yang sudah sesuai standar. Biar dimanapun dia berobatnya, begitu tercatat terlaporkan, dan pengobatannya sesuai standar yang sama,” katanya.

“Kita juga saat ini sudah memberikan satu pengobatan yang terbaru yaitu pengobatan pencegahan. Jadi bagi keluarga yang mempunyai satu anggotanya menderita TBC dan kebetulan di rumahnya ada orang-orang yang rawan seperti anak kecil, orang yang imunitasnya rendah seperti HIV, untuk dia jangan sampai tertular dikasih obat pencegahan meskipun belum TBC,” tambahnya.

Baca Juga

Harhubnas 2026, Robinsar Gaspol Benahi Transportasi Cilegon hingga Jalan Nasional
TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota
Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat
Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

Dijelaskan dr Ati, target eliminasi TBC Tahun 2030 melalui tahapan suluh, temukan, dan pengobatan sampai tuntas. Rapat koordinasi bertujuan bagaimana membentuk dan menghidupkan tim tingkat Provinsi Banten. Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berperan harus menjalankan sesuai dengan perannya sehingga ini bisa berjalan secara komprehensif. (Zar/Red)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Disnaker Kota Cilegon Sosialisasikan Program Goverment to Goverment Di 8 SLTA
Artikel Berikutnya Bentuk Smart ASN, BKKBN Banten Gandeng Seamolec
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Algo Sapiens: Ketika Manusia Mulai Dikendalikan Mesin

Pemkot Cilegon Genjot PAD, Lahan Sawah 20 Hektare Jadi Sumber Cuan Daerah

Pedagang Pasar Kranggot Dukung Penataan Parkir, Ada Satu Syarat

Peresmian PW Mathla’ul Anwar Papua Barat Daya dan Papua Barat Dihadiri Wakil Gubernur

Siap-Siap! Karang Taruna Banten Gelar Perayaan HUT ke-66 di Tangsel: Ada Jalan Sehat, Bazar UMKM dan Doorprize

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

Kota Cilegon

Mahasiswa Demo Soroti APBD Cilegon, Robinsar Buka Ruang Dialog

Kota Cilegon

Rizki Dorong Anggaran Cilegon Lebih Tepat Sasaran, PAD Jadi Perhatian

Kota Serang

Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten: Realisasi Investasi Capai Rp1,9 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja

Kota Serang

Bupati Serang Minta Baznas Tingkatkan Partisipasi dan Kontribusi untuk Membantu Masyarakat

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com