Harita.id
Selasa, 6 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » 588 Warga Cilegon Alami Dampak Kebocoran Gas Pabrik Kimia, Leppami PB HMI Minta Pemerintah Pusat Evaluasi Tindakan PT Chandra Asri
Kota Cilegon

588 Warga Cilegon Alami Dampak Kebocoran Gas Pabrik Kimia, Leppami PB HMI Minta Pemerintah Pusat Evaluasi Tindakan PT Chandra Asri

admin
Diterbitkan: 22 Januari 2024
Bagikan
4 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID – Peristiwa kebocoran gas dari pabrik kimia PT Chandra Asri Pasific (CAP) pada Sabtu (20/01/2024) di Ciwandan, Kota Cilegon, Banten mendapatkan banyak tanggapan dan kecaman dari berbagai tokoh masyarakat.

Hal itupun menjadi perhatian khusus dari Direktur Lembaga Pariwisata dan Pecinta Alam Mahasiswa Islam (Leppami) PB HMI, M. Syamsul Hidayat bahwa ia menyampaikan pemerintah pusat harus segera ‘turun tangan’ untuk menangani situasi tersebut.

“Kami sangat prihatin dengan dampak kebocoran gas ini terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Pemerintah pusat harus segera turun tangan untuk mengevaluasi tindakan PT Chandra Asri Pacific dan memberikan sanksi tegas untuk mencegah kejadian serupa di masa depan,” ujar M Syamsul Hidayat, Minggu (21/01/2024).

Leppami juga menyoroti pentingnya transparansi dan partisipasi masyarakat dalam proses evaluasi ini.

Untuk itu, M Syamsul Hidayat menekankan bahwa informasi yang jelas dan akurat perlu disampaikan kepada publik agar mereka dapat memahami dampak sebenarnya dari kebocoran gas tersebut.

Baca Juga

Satpol PP Cilegon Perluas Penertiban, Usaha hingga Taman Kota Diawasi
RSUD Cilegon Tak Cuma Andalkan Skill Medis, Cara Komunikasi Nakes Ikut Diasah
Bukan Sekadar Obati Warga, Puskesmas Ciwandan Diganjar Penghargaan Berkat Cegah Anemia-Stunting
JLS Cilegon Rawan Kecelakaan, Pemkot Siapkan Penutupan U-Turn

“Sangat penting bagi pemerintah dan perusahaan terlibat untuk berkomunikasi secara terbuka dengan masyarakat. Kami mendesak pihak berwenang untuk memberikan informasi yang jelas dan akurat tentang dampak lingkungan dan kesehatan yang mungkin ditimbulkan oleh kebocoran gas ini. Masyarakat memiliki hak untuk mengetahui risiko dan langkah-langkah yang diambil untuk menanggulangi masalah ini,” tambahnya.

Libatkan Semua Pihak dalam Penanganan Masalah PT CAP

Leppami juga mengajak pihak berwenang untuk melibatkan berbagai pihak, termasuk aktivis lingkungan dan komunitas setempat, dalam proses evaluasi dan perencanaan langkah-langkah penanganan lebih lanjut.

Baca Juga

54.475 Warga Cilegon Kantongi IKD, Hampir 49 Ribu Lagi untuk Kejar Target
Parkir Semrawut di Bonakarta Bikin Warga Resah, Dishub Cilegon Turun Tangan
Menggalakkan Semangat Jurnalistik, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Hadir Berbagi Motivasi di JBS Cilegon
Pelajar Apresiasi Workshop dan Pelatihan Jurnalistik SMSI Kota Cilegon

“Kami berharap pemerintah dapat melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk aktivis lingkungan dan warga setempat, dalam proses evaluasi dan perencanaan tindak lanjut. Ini adalah langkah penting untuk memastikan bahwa solusi yang diambil mencakup berbagai perspektif dan memenuhi kebutuhan seluruh komunitas,” tutup M Syamsul Hidayat.

Mendesak Pemerintah untuk Menutup Sementara PT CAP

- Advertisement -
Ad imageAd image

Tak hanya itu, Syamsul juga mendesak pemerintah untuk menutup sementara pabrik milik PT CAP di Ciwandan agar bisa dilakukan evaluasi secara menyeluruh.

“Kami minta selain sangsi tegas, pemerintah juga menutup sementara pabrik PT CAP agar bisa dilakukan evaluasi secara menyeluruh agar kejadian yang sama tidak terulang lagi,” tegas Syamsul.

“Kita tahu pada beberapa tahun yang lalu juga sempat terjadi masalah yang sama, jadi hemat kami, pemerintah sementara harus menutup pabrik tersebut agar evaluasi bisa dilakukan secara komprehensif,” imbuhnya.

PT CAP Harus Berikan Kompensasi Bagi Warga yang Terdampak
Syamsul juga meminta agar PT CAP memberikan kompensasi baik moril maupun materil kepada warga yang menjadi korban akibat kebocoran gas tersebut.

Baca Juga

SMSI Cilegon Adakan Workshop dan Pelatihan, Cetak Jurnalis Siber Masa Depan
Monev DPPK Cabang Juara, Balai Warga Periuk Disiapkan Jadi Ruang Publik Warga
Monev Program DPPK, Pemkot Cilegon Pastikan Pembangunan Balai Warga Berjalan Baik
Pemkot Cilegon Minta Proyek Wankai Dihentikan Sementara

“Dari kasus kemarin, banyak sekali warga Cilegon yang terdampak. Oleh karena itu, pihak PT CAP harus bertanggung jawab dan memberikan kompensasi kepada warga,” ucap Syamsul.

Sementara itu, diberitakan sebelumnya Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon menyebutkan dari 558 orang dari warga cilegon tercatat sebagai korban kebocoran gas tersebut. Dari 558 orang itu, terdiri dari anak-anak dan dewasa yang tersebar pada 4 Kecamatan yaitu Kecamatan Ciwandan, Citangkil, Grogol dan Pulomerak.

Sebagai penutup, Syamsul menegaskan bahwa kejadian ini menunjukkan perlunya penguatan regulasi dan pengawasan terhadap industri untuk mencegah dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat. (Zar/Red)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Rombongan Pejabat Negeri Sakura Kunjungi Pemkot Cilegon, Ini yang Dibahas
Artikel Berikutnya Ini Penjelasan Menteri ATR/Kepala BPN Terkait Pelaksanaan Reforma Agraria
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Dari Desa hingga OPD, Ini Para Peraih Penghargaan HUT ke-26 Banten

HUT ke-26 Banten, Andra Soni Ungkap Deretan Pembangunan yang Berdampak ke Warga

Bagi Anak Pemegang KIA Kabupaten Serang, Bisa Nikmati Wahana Gratis di Anyer Wonderland

Peringati Haornas 2026, SIWO PWI Cilegon Beri Penghargaan kepada Walikota Robinsar dan 4 ASN Penggerak Olahraga

Algo Sapiens: Ketika Manusia Mulai Dikendalikan Mesin

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Harhubnas 2026, Robinsar Gaspol Benahi Transportasi Cilegon hingga Jalan Nasional

Kota Cilegon

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kota Cilegon

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Kota Cilegon

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

Kota Cilegon

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com